Love References

Main Cast:

Cho Kyuhyun

Cho Hyuna / Kang Hyuna

Support Cast:

Choi Siwon

Cho Ara

KARA Jiyoung

TVXQ Yunho

Genre: Romance

One Shot

 

 

“Kau benar-benar beruntung”

“Ah… aku iri sekali padamu”

“Aku bersedia menukar hidupku denganmu”

Hyuna mengacak-acak rambutnya yang sepundak hingga tidak terlihat lagi belahan pinggirnya. Ia berjalan cepat dengan ransel besar di punggungnya. Sepatu flat beludru merahnya tampak membara di atas lantai marmer Gedung KBS. Ia baru saja lolos dari kerumunan sekolompok remaja putri berumur belasan tahun di pintu masuk.

“Aku bisa gila kalau begini terus.”

“Bagaimana mungkin mereka bisa berkata begitu. Aku benar-benar tidak percaya. Sihir apa yang dia buat sampai gadis-gadis itu berubah menjadi gila.”

Hyuna terus dengan gerutuannya sepanjang koridor menuju ruang makeup artis. Membuat nafasnya tersengal. Ia tidak habis pikir kenapa orang menganggap dirinya beruntung. Padahal kenyataan sebaliknya.

“Hyuna-ssi! Hyuna-ssi!”

Seseorang memanggilnya, namun Hyuna mempercepat larinya hingga tak mendengar.

“Annyeonghaseyo!” sapa Hyuna di ambang pintu, membungkuk cepat kemudian menuju sudut ruang make up.

“Aigoo Hyuna-ssi. Kenapa penampilanmu seperti ini?” Tanya salah seorang make up artist, sambil merapikan rambut Hyuna yang berantakan. Di sebelahnya seorang pria, yang sedang ia dandani dengan jepit rambut disana-sini, duduk memperhatikan dari pantulan cermin di hadapannya.

“Aigoo bagaimana mungkin kau berkeliaran dengan rambut acak-acakan seperti itu” gumam si pria, pura-pura menikmati bacaannya, sementara wajahnya dipoles make up.

“Ini semua karena kau!” teriak Hyuna dalam hati.

Hyuna tak menggubris. Ia tidak pernah mau berlama-lama berdebat dengan orang yang mempekerjakannya. Ia menarik kursi ke dinding dekat tumpukan kardus berisi sepatu. Lalu duduk bersandar sambil mengecek agenda di notepadnya.

Hyuna-ssi apa kau sibuk?

Hyuna melongo membaca isi smsnya. Tidak ada recent activity dengan nomor tersebut. Ia hanya tak sengaja menyimpannya, sekedar melengkapi nomor-nomor orang terdekat yang bersentuhan langsung dengan pria yang mempekerjakannya.

Tidak. Ada apa?  Balas Hyuna cepat.

Aku menunggu di kafetaria.

Aku kesana.

“Kyuhyun-ssi, aku keluar sebentar.”

“Kau baru saja datang. Mau kemana?”

“Urus saja make up mu!” jawab Hyuna kesal.

“Hyun! PS ku? ” teriak Kyu. Ia suka sekali memanggil Hyuna dengan Hyun. Asisten pribadinya itu memang kadang bertindak sesuka hati. Tapi Kyu tak pernah ambil pusing, paling-paling ia hanya marah-marah sebentar lalu hilang semua kesalnya.

“Hyung, apa benar dia sepupu Kyu? Sepertinya mereka sangat bertolak belakang.” Ryeowook berbisik pada Yesung di balik majalah yang ia baca.

“Dia juga berbanding 180 derajat dari Ahra.” Bisik Yesung.

“Benar juga ya, Hyung. Kalau jadi Hyuna, pasti aku sudah kena darah tinggi.”

Kyu melirik dua hyungnya yang asyik bercengkrama di balik majalah. Seperti pasangan kekasih yang sedang bersenda gurau. Membuatnya gerah. Ia mengusap ponselnya dan mencari nama Hyuna di daftar kontak. Membuat pesan cepat di ponselnya. Menyuruh asisten pribadinya itu kembali ke ruang make up. Ia gelisah karena Hyuna tak kunjung membalas. Ponselnya juga tidak aktif. Untunglah ia bisa bersikap professional saat tiba giliran SJ K.R.Y tampil.

***

“Ya ampun! Ponselku mati. Bagaimana ini?” pekik Hyuna tiba-tiba, cukup untuk mengundang perhatian pengunjung kafetaria.

“Ada apa?” Siwon tak kalah panik. Wajahnya yang sangat ekspresif menggambarkan kepanikan melebihi Hyuna.

“Ponselku mati. Ahh! Bocah itu pasti sedang marah-marah. Siwon-ah pinjamkan aku ponselmu!” Hyuna menggebrak meja dengan ranselnya.

“Biar aku yang bicara pada Kyu.”

“Kyuhyun-ah, Hyuna-ssi sedang di kafetaria bersamaku. Jangan marah padanya ya. Aku yang memintanya datang. Kau sudah selesai?” Siwon menjauh dari Hyuna agar pembicaraannya dengan Kyu tidak terdengar. Hyuna mengamati dari kejauhan.

“Hyun! Ayo pulang!”

Kyuhyun muncul tiba-tiba, masih dengan ponsel di telinganya. Siwon dan Hyuna serentak memandang ke sumber suara. Kyuhyun melangkah cepat menuju keduanya. Sepertinya terlihat kesal.

“Hyung, maaf tapi aku ada urusan dengannya!” matanya menunjuk Hyuna yang berdiri di belakang Siwon.

Siwon mengangguk pasrah dan hanya bisa melihat Kyu membawa Hyuna keluar menuju parkiran.

***

Plak!

Hyuna menyambar kepala Kyu dengan tangannya. Membuat Kyu kaget sekaligus kesal.

“Mwoya? Kenapa kau yang marah? Harusnya aku yang marah.” Kata Kyu setengah membentak, sambil memegangi kepalanya. “Sakit tahu!” Kyu merendahkan suaranya.

“Argh! Aku ini asisten pribadi atau pengasuh bayi, sih?” Hyuna berteriak kesal, kakinya menghentak-hentak di karpet mobil.

“Makanya kau jangan pergi-pergi seenaknya. Memangnya aku ini siapa?”

“Kau? Yah, kau memang bossku. Tapi kau juga adik sepupuku. Bagaimana, sih kau bersikap pada orang yang lebih tua darimu?”

“Baiklah, baiklah! Kau lebih senang aku memanggilmu ‘Noona’ kan? Baik akan kupanggil kau ‘Noona’sampai kau bosan. Hyuna Noona!” Kyuhyun mendelik, lalu menjalankan mobilnya.

“Omong-omong, ada perlu apa Siwon Hyung mencarimu?” Tanya Kyu, emosinya yang tidak stabil sekarang sedang di titik rendah.  Ia melirik Hyuna, yang sepertinya juga sudah mulai ‘dingin’.

“Tsk! Memangnya hanya kau yang ada perlu denganku?”

“Begitu saja kau sewot. Pantas saja kau belum punya pacar.” Gumam Kyu, setengah menggerutu.

“Kau sendiri bagaimana uh?” balas Hyuna, rupanya mendengar ucapan Kyu.

“Sudahlah, aku sedang malas ribut-ribut.”

“Ya! Coba sedikit lembut pada wanita. Kau ini!”

“Aku bukan Eunhyuk!” debat Kyu.

“Bukan seperti dia juga. Kalau itu, sih aku juga tidak setuju kau menirunya. Coba lihat Siwon, lihat bagaimana dia memperlakukan wanita.”

“Kau suka padanya, ya?”

Mobil Kyu menepi secara tiba-tiba di sisi kanan jalan. Hyuna menoleh kesal.

“Dengar ya, kalau pun aku suka pada Siwon itu bukan urusanmu. Lagipula dia bukan tipeku.” Hyuna mendengus kesal, membanting tubuhnya ke sandaran kursi.

“Baguslah! Kalian memang tidak cocok. Kau juga bukan tipenya.” Kyu kembali memacu mobilnya, sambil bergumam tak jelas.

“Itu juga aku tahu.” Balas Hyuna dalam hati.

“Mau makan dulu tidak?” Tanya Kyu, berubah lagi menjadi ‘manis’.

“Kau saja! Aku masih kenyang.”

***

Kyuhyun, mungkin suka bertindak sembarangan dan sesuka hati. Setidaknya itu yang sering ditunjukkan di hadapan Hyuna. Kyuhyun memang punya bakat “evil”, siapa saja bisa ia buat kesal dengan tingkahnya. Hyuna, mungkin salah satu dari segelintir orang yang bisa menahan diri saat menghadapi Kyu.

“T-ara Hyomin, SNSD Seohyun, BEG Jea, WG Sunye, aku heran tidak ada satu pun yang berhasil denganmu.” Hyuna menghitung nama-nama yang pernah ia ajukan pada Kyu untuk kencan. Hyuna memang kenal banyak artis semenjak ia menjadi asisten pribadi Kyu. Hyuna terkenal ramah sehingga mudah dekat dengan semua orang. Tidak heran jika ia bisa dengan mudah mengatur kencan Kyuhyun dengan member-member girlband kenalannya.

“Kau, sih tidak mengerti seleraku.”

“Ah! Kau tahu KARA Jiyoung? Mau coba dengannya? Kalau tidak jadi pacar, kalian kan bisa berteman.”

“Kau ini biro jodoh atau apa? Kau sendiri belum laku-laku.”

“Aku sibuk mengurus ‘bayi’” jawab Hyuna sekenanya, sambil melahap eskrim vanillanya.

Kyu mendengus kesal.

“Baiklah, Noona Pengasuh Bayi! Kau atur saja aku dengan Jiyoung. Tapi sebagai gantinya __” Kyu melempar tatapan licik ke arah Hyuna.

“Oho! Kau mulai lagi!” Hyuna mengangkat sendok es krimnya, menodongkannya ke muka Kyuhyun.

“Kau harus mau kencan dengan Yunho Hyung!”

“Mwo?” teriak Hyuna.

“Kau ini hobby sekali berteriak ya? Bikin malu saja.” Kyu menyumpal mulut Hyuna dengan sesendok eskrim penuh. Melihat wajah saudara sepupunya itu memerah, Kyu jadi semakin ingin menggodanya.

“Kau suka kan pada Yunho Hyung? Aku tahu!”

“Terserah kau saja!” jawab Hyuna, tak mampu menyangkal.

“Kita pergi bersama bagaimana? Malam ini ada film bagus. Kita berempat pergi double date saja.” Kata Kyu santai.

“Terserah!”

“Ya! Ya! Kau ini benar-benar bikin malu.” Kata Kyu sambil menunjuk-nunjuk bibir Hyuna yang belepotan eskrim.

Hyuna buru-buru mengambil tissue dari ranselnya. Tapi keburu Kyu menyodorkan sapu tangannya.

“Jangan lakukan di depan Yunho Hyung! Bikin malu tahu!” kata Kyu ketus.

***

“Bagaimana Kyu? Apa dia bersikap baik?” Cho Ahra, kakak Kyuhyun sekaligus kakak sepupu Hyuna, selalu bertanya tentang kelakuan adiknya di luar rumah.

“Kalau boleh jujur, dia tidak semanis di rumah.” Jawab Hyuna, mencuri pandang ke wardrobe yang pintunya terbuka setengah. Kyu sedang mengancingkan kemejanya di depan cermin. Ia mengibas rambutnya dan dengan sengaja mengacak-acaknya agar terlihat lebih masa kini. Ahra hanya tersenyum mendengar jawaban Hyuna.

“Cepat sedikit, Kyu!” Teriak Ahra saat melihat Hyuna mulai tidak sabar menunggui Kyu. Berkali-kali ia melirik jam tangannya yang hanya bergeser satu garis tiap kali dilihat.

“Ayo berangkat!” Kyu nyengir kuda di depan Ahra dan Hyuna. Tidak seperti biasanya, tampak bersemangat. Padahal setiap kali pergi kencan, wajahnya tidak pernah terlihat bahagia.

“Kau kebanyakan makan eskrim.” ledek Hyuna, gerah melihat tingkah Kyu yang aneh di matanya.

“Oho! Banyak bicara. Mau kugagalkan acara kencanmu?” ancam Kyu sambil memicingkan matanya.

“Lihat, lihat! Begini dia sehari-hari kalau bertemu denganku.” Hyuna pura-pura mengadu pada Ahra. Ahra hanya tertawa kecil melihat keduanya adu argumen.

Kyu berlalu bergitu saja setelah mencium pipi kakaknya dan berpamitan. Hyuna bergerak menyusul langkah Kyu dengan buru-buru. Melambaikan tangannya pada Ahra dari kejauhan.

“Halo, Siwon-ah!” Hyuna buru-buru menjawab panggilan Siwon di ponselnya. Menjepit ponsel di antara bahu dan wajahnya sambil merapikan dressnya. Kyu memperhatikan dengan raut wajah tidak senang.

“Ya! Aku sedang di luar. Sms saja, ya. Aduh! Repot sekali, sih gaun ini. Oh, tidak. Aku sedang pergi dengan Kyu. Tidak, kok. Aku senang membantumu. Baiklah, aku tutup ya.” Hyuna yang masih kerepotan dengan dressnya, yang ia sebut gaun, menjejalkan ponselnya ke dalam tas. Dress selutut yang ia kenakan milik Ara, sengaja ia pinjam untuk pergi nonton malam itu.

“Ada apa Hyung menelponmu?” Tanya Kyu ketus.

“Aku ini biro jodoh. Wajar, kan kalau klienku menelpon.”

“Siwon Hyung memintamu mengatur kencan untuknya?”

“Bukan dia yang minta. Aku yang berinisiatif. Lagipula Siwon temanku. Wajar kalau kuperhatikan.”

“Tsk! Sejak kapan kau berteman dengannya?”

Hyuna mendelik. Membuat Kyu sedikit ciut nyali untuk menggoda sepupunya itu.

“Lagipula itu bukan gaun. Itu dress!” koreksinya melembut.

“Kita langsung ke studio ya?” Tanya Hyuna, pura-pura tak mendengar. Kyu mengangguk mengiyakan.

“Omong-omong siapa yang kau jodohkan dengan Siwon Hyung?”

“Teman kuliahku.”

***

“Lucu sekali ya bisa pergi berempat seperti ini. Seperti kencan buta. Hahaha” Yunho tertawa di sela makan malam.

“Hyung, bagaimana? Apa Hyuna masuk kriteriamu?” Tanya Kyu lantang.

Yunho tersenyum memandang Hyuna. Ada ketertarikan memancar dari pandangan Yunho. Kyu memperhatikan dengan perasaan kurang nyaman. Lalu cepat-cepat mengalihkan pandangannya pada Jiyoung. Melempar senyum pada gadis itu sekedar membuatnya nyaman.

“Oho! Kenapa tidak bicara? Baiklah, baiklah aku tidak ikut campur.” Kyu mengangkat tangannya di depan dada, bermaksud menghentikan leluconnya.

“Jiyoung-ssi, tidak keberatan, kan kalau kita pisah? Maksudku, kita kan sedang kencan. Jadi kita lanjut sendiri-sendiri saja. Tidak keberatan, kan?” Yunho menoleh pada Jiyoung, menahan pandangannya menunggu reaksi Jiyoung.

“Aku, sih terserah bagaimana Oppa.” Jawab Jiyoung manis.

“Baiklah. Hyung, tolong antar Noonaku selamat sampai rumah, ya!” Kyu membungkuk pada Yunho, berpamitan. Tangannya meraih tangan Jiyoung. Memberi kode pada gadis itu untuk ikut dengannya. Kyu mengedipkan sebelah matanya pada Hyuna lalu tersenyum dan berlalu.

“Mau ke Han River? Biasanya orang yang berkencan akan pergi ke sana.” Yunho memandang lekat-lekat Hyuna. Senyumnya membuat Hyuna luluh dan mengangguk setuju.

“Kang Hyuna. Cho Hyuna.” Eja Yunho perlahan. Alisnya yang panjang bertaut saat membaca namanya.

“Ibuku menikah dengan paman Kyu. Orang lebih mengenalku Cho Hyuna daripada Kang Hyuna.” Jelas Hyuna.

“Oh, maaf.” Yunho merasa tak enak di situasi seperti itu ia membicarakan hal pribadi.

“Tidak apa. Lagipula bukan hal memalukan, kok. Ayahku meninggal, lalu menikah dengan paman Kyu, sahabat ayahku.”

Yunho memandangi gadis disebelahnya. Mengamati setiap detik ekspresi Hyuna berubah. Dan ia menikmatinya.

“Kenapa kau mau ikut kencan konyol ini?” Hyuna mengalihkan topik.

“Uh?” Yunho melongo , ketahuan memperhatikan wajah Hyuna.

Hyuna tersenyum geli melihat Yunho mendadak kikuk. Yunho tertawa, menghilangkan canggungnya. Lalu keduanya tertawa bersama.

“Aku sendiri tidak bermaksud ikut. Tapi, aku penasaran juga. Bagaimana rasanya ikut kencan buta. Sepertinya berhasil juga ya. Hahaha” tawa Yunho meledak, diikuti tawa renyah Hyuna.

Noona Pengasuh Bayi, bagaimana? Cocok tidak? Referensiku top, kan? Kekeke~

Pesan Kyu masuk ke ponsel Hyuna. Membuatnya senyum-senyum membacanya.

Adik kecil, referensiku kali ini tidak kalah kan? Anyway, terima kasih. :p

Kyu memejamkan mata. Ia sudah berbaring nyaman di ranjangnya. “Hyun, aku tidak tahu begini rasanya mencintaimu. Membuatmu tersenyum adalah caraku mencintaimu.” batinnya, berusaha untuk tidur.

“Kyu, sekarang aku berusaha mencintai pria lain setelah selama ini mencintaimu. Terima kasih, Bocah. Yunho akan menjagaku.” Hyuna menatap langit di tepi Sungai Han, kepalanya bersandar di bahu Yunho. Terasa hangat. Sementara Yunho merangkul pundaknya agar dekat ke sisinya.

-END-

Advertisements

9 thoughts on “Love References

  1. Kurang satu rekomendasinya…. f(x) Victoria hahaha *dicincang Changmin*
    Kyaaaaa eke curiga 99,999999% si Hyuna ini nama aslinya Anis Shkyjae wkwkwk (Yunho…..sembunyi lah demi keamananmu LOL)
    Cieeeee ini disebut apa??? Cinta terpendam begitu? (Lirik Kyu)

    1. Bukan!! mentang2 ya ada yunho. aku tetep karakter Cho eunjae hyung. Ending Changed! habis aku ga tega kalo yunho disia2kan.. wkwkwkwk~ terlalu manis.
      Makanya Vic ga masuk. Nanti ada yg nangis di pojokan..

    1. Enak bae!*jitak ala gary* Nanti ada giliranmu sendiri.. hahaha~ Yunho tuh tipe suami idaman aku..
      bisa juga sih sama eunjae, tapi eunjae ga mau ning.. *jual mahal*

  2. Huaaaaaaah,..br sempet baco,..#mian eomma

    Uhuuuuu sesuai dugaan ternyata dbalik Keevilan Kyu cinta Dia sm Hyuna,..ga sangka sih tp kl Hyuna jg,..

    Asik bacany Eomma,..lgsg dpt feelny,..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s